KEPEDULIAN KITA TERHADAP SESAMA

“Riwayat Nehemia bin Hakhalya. Pada bulan Kislew tahun kedua puluh, ketika aku ada di puri Susan, datanglah Hanani, salah seorang dari saudara-saudaraku dengan beberapa orang dari Yehuda. Aku menanyakan mereka tentang orang-orang Yahudi yang terluput, yang terhindar dari penawanan dan tentang Yerusalem. Kata mereka kepadaku: “Orang-orang yang masih tinggal di daerah sana, yang terhindar dari penawanan, ada dalam kesukaran besar dan dalam keadaan tercela. Tembok Yerusalem telah terbongkar dan pintu-pintu gerbangnya telah terbakar.” Ketika kudengar berita ini, duduklah aku menangis dan berkabung selama beberapa hari. Aku berpuasa dan berdoa ke hadirat Allah semesta langit” (Nehemia 1 : 1 -4),

 

Nehemia adalah seorang birokrat yang tidak mementingkan diri sendiri. Menurut beberapa penafsir, pekerjaannya sebagai juru minuman raja setingkat dengan menteri. Pekerjaan ini dipercayakan kepada orang-orang khusus yaitu orang-orang yang memiliki integritas tinggi dan dapat dipercaya, karena tugasnya adalah bertanggung jawab atas keselamatan raja dalam hal minuman, sehingga dia harus mencicipi minuman raja terlebih dahulu untuk memastikan tidak ada yang akan mencelakakan raja.

 

Dituliskan dalam kitab Nehemia bahwa suatu kali Nehemia bertemu dengan Hanani yang membawa kabar tentang penderitaan bangsa Israel, dimana tembok Yerusalem dan pintu-pintu gerbangnya telah terbongkar. Mendengar hal itu, Nehemia menangis dan berkabung selama beberapa hari. Dia berpuasa dan berdoa kepada Allah.

 

Nehemia adalah seorang yang mengagumkan karena walaupun dia telah tinggal di Negara yang sangat makmur dan memiliki kedudukan tinggi serta masa depan yang terjamin, tetapi Nehemia tidak mengganggap semua kenyamanan itu sebagai tujuan hidupnya. Dia memiliki suatu tujuan hidup yang mulia yaitu membawa orang-orang untuk takut dan gentar kepada Allah. Segala kemewahan yang telah Nehemia peroleh, tidak membuatnya melupakan kesejahteraan Yerusalem. Dia justru menggunakan segala yang dimilikinya sebagai media untuk menolong sesama.

 

Tujuan Nehemia itu seharusnya juga menjadi tujuan hidup orang Kristen. Seharusnya dalam hidup ini kita tidak hanya memikirkan diri sendiri, tetapi juga memikirkan sesame yang sedang mengalami penderitaan atau kesulitan hidup. Anak-anak Tuhan seharusnya tampil sebagai terang dan garam dunia.

 

Ketika dunia sedang dilanda krisis, inilah saatnya untuk kita lebih memperhatikan orang lain dan mempersiapkan diri sebagai alat Kerajaan Allah. Karena di setiap krisis yang melanda, selalu ada berkat Tuhan yang luar biasa yaitu banyak jiwa akan dating mencari Tuhan. Jika Yesus telah memberikan nyawaNya bagi kita, maka sudah sepantasnya kita menyerahkan hidup ini bagi kemuliaanNya. Hiduplah sebagai saksiNya untuk mewartakan kebenaran firmanNya kepada orang-orang disekitar kita dan lakukan segala sesuatu berdasarkan kasih.

 

Doa yang dinaikan Nehemia adalah doa yang keluar dari kesungguhan hati. Itulah sebabnya Tuhan mendengar doanya.

 

Ketika Yesus mengajarkan kita Doa Bapa Kami, sebenarnya Yesus mengajarkan doa yang dahsyat dan memiliki makna yang sangat dalam; tetapi seringkali kita justru kehilangan maknanya karena mengucapkan doa itu tanpa disertai iman sama sekali.

 

Tuhan tidak pernah menekankan panjang pendeknya doa, Tuhan juga tidak mengharuskan kita untuk menangis ketika berdoa; tetapi yang Tuhan tekankan adalah doa yang dinaikkan dengan kesungguhan hati. Seperti yang dilakukan oleh seorang penjahat yang disalib di sebelah Yesus, dengan penuh kesungguhan hati dia berkata : “Yesus, ingatlah akan akau, apabila Engkau dating sebagai Raja.” Dan Tuhan pun menjawabnya: “ Sesungguhnya hari ini juga engkau akan bersama-sama dengan Aku di dalam  Firdaus”.

 

Melalui doa Nehemia, kita dapat melihat bahwa imannya bertumpu kepada 2 hal :

  1. Iman Nehemia bertumpu kepada Allah yang maha besar dan dahsyat.

“Kataku:”Ya, Tuhan Allah semesta langit, Allah yang maha besar dan dahsyat” (Nehemia 1 :5a)

Pernyataan Nehemia itu mengandung arti bahwa dia percaya Allah sanggup melakukan segala perkara.

Di dalam hidp kita sebagai orang percaya/beriman, ada perkara mustahil yang dapat terjadi karena campur tangan Allah. Jika kita berdoa dengan iman, maka doa kita pasti dahsyat. Jangan pernah meragukan kebesaran Allah kita. Dia menciptakan yang tidak ada menjadi ada, Dia juga akan melakukan perkara yang ajaib dalam hidup kita, asalkan kita tetap beriman kepadaNya.

  

  1. Iman Nehemia bertumpu kepada Allah yang berpegang kepada perjanjian dan kasih setiaNya.

“..yang berpegang pada perjanjian dan kasih setiaNya terhadap orang yang kasih kepadaNya dan tetap mengikuti perintah-perintahNya (Nehemia 1 : 5b)

 

Allah kita adalah Allah yang setiap dan tidak pernah ingkar janji. TanganNya selalu terulur bagi kita ketika kita berteriak minta tolong kepadaNya. Walaupun saat ini krisis sedang melanda dunia, tetapi Tuhan tetap bekerja; Dia mendatangkan kebaikan bagi orang yang mengasihi Dia, bagi orang yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

 

Nehemia bersedia mempertaruhkan nyawanya bagi keselamatan dan kesejahteraan bangsanya, sehingga dia memberanikan diri  untuk meminta ijin kepada raja untuk membangun kembali tembok Yerusalem. Oleh kemurahan Allah, rajapun mengijinkan Nehemia untuk melakukan apa yang menjadi kerinduan hatinya. Rahasia keberhasilan Nehemia adalah dia bergantung penuh kepada Allah.

 

Mari kita meneladani kehidupan Nehemia. Jangan lagi kita bergantung kepada manusia, tetapi berserahlah kepada Tuhan, Dia pasti menolong kita secara sempurna. Dan jangan hanya memikirkan diri sendiri, tetapi doakanlah juga orang lain karena doa yang utuh adalah doa yang memperhatikan orang lain.

 

Ringkasan khotbah Pdt. Hendry Salakparang di PD Immanuel 28 Nopember 2008

~ oleh tekypriyanto pada Desember 8, 2008.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.